Followers

RSS

Doraemonnn


Doraemon Penyelamat Nobita??? Benarkah???
Doraemon??? ……..tayangan menarik yang disuguhkan di salah satu stasiun televisi di hari libur. Benar-benar tayangan kartun yang setiap minggu aku tunggu. Bengong di dapan televisi menunggu jam 8. Pas masuk SD bisa membaca seringkali bapak oleh-oleh komik doraemon buat dibaca, tapi ujung-ujungnya gambarnya doang yang dilihat. Hal yang paling gak bisa dilupain pas nonton doraemon gak mauu makan kalau gak disuapin ibu, benar-benar hal yang menyenangkan. Masa-masa kecilku penuh dengan dunia kartun. Banyak banget kartun Jepang yang bikin aku lupa akan semua hal, hahaha…. Dasar anak kecil banget. Televisi bikin aku malas, budaya yang mungkin masih berlangsung hingga kini, tapi lumayan berkuranglah hehehe….
Lupakan masa kecilku yang tergila-gila sama Doraemon dan kartun-kartun saudaranya. Kita lihat Doraemon, kalau anak-anak seperti aku disuguhkan dengan kisah Doraemon pastinya pikiran kita sudah dicekoki dengan segala sesuatu yang serba praktis, short cut…………….., enak banget jadi Nobita, minta apapun jadi hanya dengan mengeluarkan alat yang ada di kantong ajaib Doraemon. Doraemon merupakan Komik Jepang yang terkenal di seluruh belahan dunia apalagi ketika ditayangkan sebagai sebuah tayangan kartun yang banyak dinikmati kalangan anak-anak sampai dewasa. Hiburan yang serat akan nilai-nilai modern yang menyajikan berbagai produk-produk canggih yang memudahkan segala aktivitas manusia. Doraemon digambarkan sebagai robot yang diutus untuk membantu seorang anak laki-laki yang kurang beruntung di dalam kehidupannya.
Hahahaha…. Tapi kalau kita kembali ke kisah awal dari lahirnya seorang Doraemon. Doraemon merupakan robot kucing yang diproduksi secara masal pada abad ke 22. Namun pada proses produksi terjadi kesalahan sehingga robot kucing yang sekarang bernama Doraemon kehilangan salah satu sekrupnya. Alhasil Doraemon menjadi robot kelas dua…., benar-benar kisah dari dunia kapitalis industriii…,,, kasihan dan yang berminat pada robot inipun adalah dari keluarga miskin yaitu keluarga dari Nobita. Gara-gara proses produksi yang error, Doraemon adalah robot…..,,, dia juga pernah menjadi robot yang mendapat ujian dengan nilai 0, sama dengan PR dan tugas-tugas sekolah Nobita.
Nobita adalah gambaran masyarakat modern yang terlalu terbuai oleh segala bentuk kapitalisme, disini Doraemon alatnya yang menciptakan banyak peralatan canggih yang benar-benar kebutuhan dari Nobita yang pemalas itu. Malah bikin malas aja si Doraemon ini, bukan ngedidik Nobita supaya rajin mengerjakan PR. Lahirnya Doraemon menciptakan Nobita yang semakin pragmatis, maunya serba gampang aja nich.
Tapi lok dilihat dari tiap episode, Nobita jarang sekali minta bantuan Doraemon mengerjakan PR dengan menggunakan alatnya. Paling-paling Doraemon nawarin permainan yangmembuat Nobita lupa akan PR nya. Doraemon trauma mungkin ya, dia kan pernah ujian dan nilainya dapat 0,,,,,, sama-sama produksi gagal. Nobita gagal jadi anak yang rajin jadilah Nobita yang lemah…., Doraemon gagal jadi Robot kelas satu jadilah pengasuh Nobita. Kasihan benar,,,,,dua orang yang teralienasi dari kehidupannya masing-masing bersatu padu saling mengasihi hahahah… lebay.
Jadi meskipun Doraemon telah banyak menyajikan berbagai peralatan canggih yang dapat membantu Nobita, ujung-ujungnya Nobita kewalahan sendiri menggunakan alat-alat dari kantong ajaib itu. Dasar Nobita…..hahahaha….gambaran anak muda sekarang sich termasuk aku, maunya yang praktis-praktis. Gak mendidik kita untuk lebih berusaha keras mencaai tujuan, lok liat Nobita tujuannya gak jelas yang dia pikirkan hanya shizuka. Hahahaaa….., banyak hikmah yang bisa kita petik dari serial kartun Doraemon, kalau sebagai hiburan kekonyolan Nobita membuat kita terbahak-bahak atas sifatnya yang pecundang dan selalu dikibulin sama SUneo dan Giant….’.
Makanya buat adik-adik yang suka nonton Doraemon, serap yang positif buang jauh-jauh karakter Nobita yang pecundang, pemalas itu…. Okey Fighting!!!.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar