Followers

RSS

K-POP FETISKU YANG SALAH

FETISISME DRAMA 


Budaya merupakan nilai-nilai yang dimiliki masyarakat tertentu yang tidak dapat diperjualbelikan. Pada masyarakat kapitalisme budaya merupakan salah satu sasaran untuk menciptakan berbagai keuntungan bagi kaum kapitalis. Para kaum kapitalis muncul dengan berbagai cara dan mencari celah untuk melakukan suatu dominasi ekonomi. Budaya dipaksa keluar dari pakemnya dan nilai nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Dominasi ekonomi menciptakan istilah fetis terhadap suatu komoditas. Pemujaan yang salah terhadap suatu komoditas. Mencintai memuja produk dengan cara yang salah, tanpa mencari esensi yang sesungguhnya. Produk memaksa masyarakat untuk mengkonsumsinya dengan kebutuhan kebutuhan semu yang sengaja diciptakan kaum kapitalis.
Teori Marx tentang fetis ini memang terbukti , Setiap orang mempunyai fetis terhadap suatu produk. Apalagi saya, kedekatan saya dengan televise membuat waktu senggang saya terbuang dengan semua bentuk hegemoni dari sebuah iklan . kaum kapitalis ini mudahnya kau menghegemoni saya Yahh semua orang pasti punya fetis . kalau sama produk budaya mungkin fetis saya  parah dari sejak kecil. Kebiasaan nonton Mtv Musik, acara music televisi yang dulu menjadi favorit anak muda di jaman itu. Acara itu adalah acara music yang menurut saya paling bagus diantara acara music yang ada sampai sekarang. Apalagi acara music telvesisi sekarang ,semua budaya keluar dari pakemnya. Kita dipaksa melihat kehidupan orang lain yang mirip dan masuk akal buat kita, tapi itu semua bagaikan rekayasa yang akan menjadi suatu produk yang tren di masyarakat. Sayangnya menurut saya itu gak bisamenghegemoni saya. Tetap saja saya rindu dan menempatkan K-POP itu sebagai salah satu hiburan yang paling saya sukai sekarang.
Acara music televise itu masih membekas sampai sekarang. Namun sebagu-bagusnya acara  music itu memberikan dampak negative pada selera music saya. Lebih menyukai lagu-lagu barat bukan budaya sendiri malah. Apalagi di era tahun 2000 an aku itu sangat menggemari serial-serial bernuansa oriental. Nah LOE…..
Jadi saya sebagai penulis… waktu kecil aku gak tau ya tentang istilah pemujaan yang salah yang dikatakan Marx itu. Pas belajar itu di bangku kuliah malu sendiri,, ouwww begini toch. Bener juga kata Marx. Sudah tau paham sekali dengan teori itu tapi susah untuk menjadi sadar akan dominasi itu. Sadar namun itu semua Cuma sekadar kesadaran semu. Bahkan di hari-hari saya yang begitu kesepian pun fetis ini semakin menjadi kian menjadi.

Gak atau apakah sebagai pelarian untuk menghibur diri, secara makhluk yang berbudaya seharusnya lebih mempertahankan budaya sendiri donk. Palagi nich symbol-simbol yang dipakai para elit modal ini benar-benar canggih… coba kita liat cuplikan dari sebuah kisah drama korea yang seringkali mengharu biru itu. Nah itu anak muda pada dijejeli cerita-cerita ang mengharu biru dan mereka terimajinasi untuk mempunyai kisah cinta yang seperti di drama-drama korea itu. Yachhhhh itu dulu dan mungkin sampai sekarang. Wah kelamaan melajang kali ya jadinya gak move on move on dari yang namanya Fetisisme yang salah.
Check It Out …….

Ini nich yang dinamakan I see Human But Not Humanity. Sudah tau dihegemoni tapi tetap saja suka. Nah berarti ini orang-orang elit menggunakan teori cinta di dalamnya. Buktinya kalau saya sudah menonton drama korea rasanya seperti saat kita jatuh cinta. Setiap episode bikin kita penasaran.

Nahh nah itu tuch yang membuat para elit modal korea makin kaya. Duh bodohnya kita, tapi emang bagus sichh. Kapan kita bisa menjadi elit modal yang bias menghegemoni masyarakat dunia. Kapan ya saya bias MOvE on DARI DRAMA DRAMA INI. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar