Followers

RSS

REFLECTION

RITUALISME
(AYAH PENUNTUN JALAN KAMI)
  
Dalam kebimbangan aku bersimpuh
Dalam ketidakberdayaan aku meminta
Hamba pendosa dan penuh nista
Hidup terasa tanpa makna
Ujian mengetuk sanubari
Meminta memohon ampun
Apa yang patut kau sombongkan selama ini
Tidak pernah memaknai arti hidup sebenarnya
Setelah mendapat pukulan keras baru tersadar

Terlalu membanggakan apa yang dimiliki
Menjalankan apa yang diperintahkan
Berusaha menjauhi larangan
Namun masih saja ada yang mengganjal
Hidup terasa tanpa makna

Bahasa indah yang dimiliki agamaku
Tak kupahami dengan benar
Tak pernah aku mencoba menerapkan
Ritualisme diri dalam perintahnya
Seharusnya jauh dari itu
Kau memahami makna dan melaksanakan

Selama ini hidup ritualisme yang kujalani
Membaca hanya sampai di tenggorokan
Tersadar karena sebuah ujian
Tersadar bahwa selama ini ada
Ada beliau yang mununtunku untuk ke sana

Beliau meninggalkan jejak indah
Walau ragamu tak lagi ada bersama
Namun KAU adalah AYAH kami
Yang selalu memberikan jalan indah
Mengenalkan kami kepada orang-orang mukmin


Usiamu PANJANG AYAH karena amal kebaikanmu yang selalu kami kenang…. Untuk ayahku tercinta Semoga kubur ayah selalu diterangi oleh cahaya cahaya yang bersinar terang

Terima kasih sudah mau menjadi AYAHKU


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar